Robot yang digunakan untuk pembedahan sendiri kini telah mengalami revolusi. Robot-robot tersebut jauh lebih serba guna, mudah untuk digunakan serta berukuran kecil sehingga para staf pembedahan bisa memindahkan mereka di sekitar ruang operasi tersebut dengan mudah, jika memang robot tersebut sudah tidak dipakai lagi.
“Robot kami menjadi robot berbentuk lengan pertama yang dirancang secara spesifikasi oleh pembedahan lapaskopi atau sebuah teknik melihat ke dalam perut tanpa melakukan pembedahan besar,” ungkap Martin Frost, Chief Executive of the Cambridge Medical Robotics.
Baca juga: Wow! Ternyata Otak Capung jadi Inspirasi Ilmuan Ciptakan robot
Salah satu keuntungan yang bisa didapat dari robot ini yakni bisa bekerja seperti tangan manusia dan mengandung teknologi yang bisa mendeteksi perlawana untuk memastikan ketahanan yang ada pada instrument di dalam tubuh pasien.
Peneliti menggunakan elektronik dari mobile phone untuk membantu robot tersebut ‘berpikir’ dan memproses informasi sehingga robot ini bisa membantu untuk bergerak. (afr)
(Kemas Irawan Nurrachman)