Pada 2013, Pichai kemudian mengambil alih divisi sistem operasi Android. Salah satu usaha terbesar yang pernah dijalani olehnya ialah dengan menghadirkan smartphone Android One, yakni ponsel pintar yang ditujukan di kawasan negara berkembang karena harganya yang murah.
Baca juga: Kisah Fredik Idestam sang Pendiri Nokia yang Gagal Jadi PNS
Pencapaian lainnya yakni akuisisi perusahaan Nest pada 2014 dan mengembangkan sistem operasi Chrome OS. Hingga akhirnya pada 2015, Sundar Pichai dipilih sebagai Chief Executive Officer (CEO) Google untuk menggantikan Larry Page. Saat itu Google memang akan merestrukturisasi kembali perusahaannya dengan membuat perusahaan induk bernama Alphabet.
"Sundar memiliki kemampuan yang luar biasa dalam melihat masa depan dan memobilisasi supertim produk disekitarnya. Kami banyak melihat secara langsung di mana posisi tersebut sangat cocok untuknya," ungkap Larry Page mengomentari jabatan CEO Sundar Pichai kala itu.
Sundar pun sukses mengangkat perusahaan tersebut untuk bersaing dengan Apple. Berkat jerih payahnya, Google mengganjar Pichai dengan saham perusahaan senilai USD183 juta pada 2016.
(Kemas Irawan Nurrachman)