JAKARTA - Sistem keamanan enkripsi memiliki dua sisi mata pedang. Di sisi lain enkripsi dapat menjaga privasi pengguna, namun di sisi lain sistem tersebut juga dapat menjadi penghalang bagi pihak berwenang untuk mencari bukti kejahatan.
Kendati demikian, eksekutif Facebook menilai jika sistem enkripsi dihilangkan justru bakal menolong para teroris. Sebagaimana dilaporkan Ubergizmo, Selasa (1/8/2017), COO Facebook, Sheryl Sandberg, menyatakan pendapatnya itu kepada Disc Island Desert.
Sandberg mengatakan fitur yang ditemukan di WhatsApp tersebut, untuk beberapa alasan dapat menolong para teroris jika dihapus.
Baca juga: Duh! Layanan Internet Gratis Facebook Dinilai Tak Netral, Kok Bisa?
"Tujuan pemerintah adalah mendapatkan informasi sebanyak mungkin, dan bila ada layanan pesan seperti WhatsApp yang dienkripsi, pesan itu sendiri dienkripsi namun metadatanya tidak. Artinya ketika Anda mengirimi saya pesan, kami tidak tahu apa pesan itu, tapi kami tahu Anda menghubungi saya," ungkap Sandberg.