Selain memakan korban tewas, kasus airbag Takata ini juga melukai 180 orang di seluruh dunia. Kasus ini menjadi perhatian global sejak 10 tahun terakhir. Betapa tidak, lebih dari 100 juta mobil dari belasan merek terpaksa di-recall untuk penggantian inflator airbag. Kasus ini juga membuat pabrikan airbag asal Jepang itu bangkrut.
Honda Accord tahun 2002 sendiri masuk dalam daftar recall Honda Amerika yang sudah diumumkan pada 2011. Honda Motor mengklaim pihaknya sudah mengirimkan email sebanyak 21 kali dalam beberapa tahun kepada pemiliknya yang terdaftar untuk mendatangi diler dalam rangka penggantian inflator.
Namun terkadang informasi recall itu tidak sampai ke pemilik yang sekarang. Pasalnya mobil keluaran tahun lama biasanya sudah berpindah tangan atau dijual. Sementara pihak yang menerima pemberitahuan recall adalah pembeli pertama.
Honda meminta kepada para pemilik Honda yang terdampak recall untuk segera mendatangi diler. Mobil Honda yang paling berisiko mengalami ledakan inflator saat terjadi kecelakaan adalah keluaran tahun 2001 hingga 2003.
Hal ini pun terjadi di Indonesia. PT Honda Prospect Motor (HPM) pada 2016 mengumumkan recall besar-besaran beberapa model kendaraan untuk penggantian inflator. Jumlah mobil Honda yang terdampak recall tak tanggung-tanggung, yakni lebih dari 360 ribu unit.