SAN FRANCISCO – Menghadapi persaingan dengan Instagram, Snap justru tengah menghadapi kekhawatiran tentang pertumbuhan pengguna yang mengecewakan dan kerugian yang mendalam.
Pada akhir periode saham mendatang, kabarnya Snap juga akan membuka kesempatan bagi pemilik saham untuk menjual sahamnya. Perusahaan yang lekat dengan warna kuning tersebut memiliki kerugian USD2,2 miliar dalam laporan pendapatan pertamanya pada Mei.
Melansir CNN, Selasa (11/7/2017), Snap menutup harga USD16,95 di bawah harga IPO-nya yakni USD17. Ternyata ini merupakan pertama kalinya saham Snap menurun drastis, sejak Snap melakukan IPO atau penawaran umum perdana pada Maret 2017.
Namun pesaingnya, Instagram justru melambung tinggi. Pasalnya media sosial milik Mark Zuckerberg itu telah berkompetisi secara agresif dan dalam beberapa bulan dengan merilis fitur yang mirip dengan Snapchat.
(Kemas Irawan Nurrachman)