Alquran dan Sains Jelaskan Alasan Air Tawar dan Laut Tak Bercampur

Ahmad Luthfi, Jurnalis
Kamis 25 Mei 2017 06:01 WIB
(Foto: YouTube)
Share :

JAKARTA - Para penyelam profesional telah mengeksplorasi wilayah Yucatan Peninsula, Meksiko, yang disebut Cenote Angelita. Fenomena menakjubkan ini kabarnya hanya bisa dilihat oleh penyelam terampil yang mampu menjelajah hingga kedalaman 180 kaki.

Website Daily Mail melaporkan, fotografer Anatoly Beloshchin telah mengabadikan eksplorasi Cenote Angelita. Ada pemandangan kabut yang berputar-putar tampak seperti sungai yang mengalir, lengkap dengan pepohonan yang muncul dari permukaan.

Kabut itu sebenarnya adalah lapisan tebal hidrogen sulfide yang memiliki kedalaman 6 kaki. Kabut muncul karena benturan antara air tawar di bagian atas gua dan air asin (air laut) yang mengisi di bagian bawahnya.

Pada saat menyelam, penyelam bisa menyalakan lampu mereka dan menemukan jalan sebelum masuk ke air asin. Kabut tersebut kabarnya bisa ditemukan saat penyelam mencapai kedalaman 90 kaki.

"Di bawah saya, saya melihat sebuah sungai, pulau, dan daun yang jatuh. Sebenarnya, sungai yang dapat Anda lihat, adalah lapisan hidrogen sulfida," kata Beloshchin.

Fakta bahwa terdapat sungai (air tawar) yang tidak bercampur dengan air laut telah disebutkan dalam Alquran. Jauh sebelum manusia saat ini mengenal teknologi canggih dan menemukan fakta tersebut, Alquran menjelaskan fenomena itu sejak 14 abad silam.

“Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi," bunyi Surah Al Furqan Ayat 53.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya