CALIFORNIA – Pelaku industri hiburan telah lama memerangi aksi pembajakan film dan musik yang kian tak terbendung di zaman serbadigital ini. Pasalnya, selain dalam kepingan compact disk (CD), pembajakan juga dilakukan dengan mengunggahnya ke situs unduhan.
Guna mengedukasi masyarakat mengenai pembajakan film, sebuah rumah produksi di Kosta Rika bernama Romaly sengaja membuat situs unduhan film palsu yang meminjam nama KickassTorrent. Sebagaimana dilansir dari Ubergizmo, Selasa (7/3/2017), situs tersebut memang sengaja dibuat semirip mungkin dengan aslinya.
Melalui nama LegalTorrents.net, Romaly berusaha memberikan informasi melalui sebuah trailer video yang berisi penjelasan bagaimana pembajakan dapat berpengaruh dalam industri film. Awalnya, pengunjung mungkin tak akan sadar bahwa mereka telah masuk jebakan Romaly.
Sebab, situs tersebut tampil seperti aslinya yang menampilkan video saat pengunjung mengunduh sebuah film yang sebenarnya tak pernah mereka unduh. Namun, pihak Romaly juga turut memberikan sebuah alamat surel untuk sebuah tiket gratis.
Tiket tersebut diberikan untuk memberikan kesempatan kepada si pengunduh agar bisa menikmati pengalaman menonton film melalui bioskop, bukan dari komputer.
"Dengan menyediakan tiket, kami ingin mengingatkan Anda bahwa bioskop merupakan pengalaman yang melampaui komputer. Di bioskop, orang menikmati ruang hiburan yang memungkinkan mereka melupakan sejenak pekerjaan dan menghabiskan satu atau dua jam untuk diri sendiri," ungkap pihak Romaly.
(Kemas Irawan Nurrachman)