"Jadi dalam hal ini, itu berarti bahwa tidak akan selalu bergantung pada otak fisik untuk bertahan hidup, dan bisa berlanjut setelah otak fisik dan setelah mati. Dalam kasus ini, tampaknya, setidaknya sepintas, kesadaran kemudian menjadi melekat pada otak baru, dan telah muncul sebagai kenangan kehidupan masa lalu," tambahnya seperti dilaporkan Express.co.uk, Selasa (7/2/2017).
Salah satu orang yang diwawancarai merupakan anak muda bernama James Leininger, yang berusia dua tahun pada waktu itu, terobsesi dengan pesawat mainan, dan akhirnya mulai mengalami mimpi buruk di mana ia dalam kecelakaan pesawat.
"Pada siang hari, ia berbicara tentang kecelakaan pesawat itu dan mengatakan bahwa ia pilot, dan ia terbang dari kapal. Dan, ayahnya bertanya nama itu, dan ia berkata Natoma. Dan, ia mengatakan ia ditembak oleh Jepang; ia telah dibunuh di Iwo Jima; dan ia mempunyai teman di atas kapal bernama Jack Larsen. Nah, ternyata ada sebuah kapal induk dijuluki USS Natoma Bay yang ditempatkan di Pasifik selama Perang Dunia II. Bahkan pesawat itu terlibat dalam Iwo Jima," katanya.
"Dan itu kehilangan satu pilot, seorang pemuda bernama James Huston. Pesawat James Huston jatuh persis seperti yang James Leininger jelaskan, tertembak di mesin, meledak, menabrak air dan cepat tenggelam," tambahnya.
(Dini Listiyani)