Berkendara Motor, Jari Tangan Tidak Boleh Stand By di Tuas Rem

Pius Mali, Jurnalis
Selasa 20 Desember 2016 08:17 WIB
Selama berkendara baiknya tangan tidak terus berada di tuas rem (Mali/Okezone)
Share :

JAKARTA – Saat hendak mengendarai sepeda motor, banyak pengendara yang tak sadar posisi tangannya terus berada di tuas rem. Hal ini sebagai langkah antisipasi saat terjadi sesuatu pada motor tuas rem bisa ditekan dan motor akan berhenti.

Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan, kebiasaan yang dilakukan pengendara motor pria dan perempuan tersebut merupakan hal yang salah.

"Jadi dia (pengendara) pikir takut jatuh. Tangannya pasti bertahan di rem karena dia tahu rem bisa memberhentikan laju kendaraan menurut dia. Tapi justru perilaku seperti itu membahayakan. Faktanya itu menjadi satu larangan dalam teknik mengendarai," ujar Jusri, beberapa waktu lalu.

Ia menegaskan, tangan pengendara hanya boleh berada di grip gas selama berkendara. Ini dimaksudkan untuk mencegah bikers secara refleks menekan rem di saat kondisi darurat.

"Harusnya jari tangan stand by di sini (grip gas), karena saat ada di tuas rem dan ketika motornya hilang kendali maka secara tidak sadar akan mengerem. Pengemudi pikir berhenti keluar dari masalah, padahal kalau langsung mengerem bisa jatuh dan fatal," pungkas dia.(mli)

(Dian AF)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya