SEOUL – Meski satu tanah air, LG ingin memastikan smartphone-nya tidak memiliki nasib yang sama dengan Samsung Galaxy Note 7. Laporan dari Korea hari ini menyebutkan bahwa perusahaan telah melakukan pengujian ribuan kali sebelum LG V20 menyentuh pasar di luar Korea.
Sebagaimana dilaporkan Phone Arena, Jumat (21/10/2016), tes penyiksaan LG V20 dilakukan 60 ribu sebelum produksi massal. Khusus untuk tes ketangguhan, LG menggunakan baja bar untuk drop test, sebagai bahan dianggap paling sulit. Mereka juga melakukan drop test satu meter di tepi V20 dan memeriksa unit dengan tujuan meningkatkan stabilitas perangkat keras dan menemukan cacat struktural. Tes-tes lain termasuk bola baja jatuh ke layar V20 ini, dan memeriksa apakah smartphone dapat menahan berat badan seseorang.
Handset V20 juga dimasukkan melalui sistem tes terpadu untuk menilai antarmuka mereka. Sementara itu, sensitivitas layar sentuh diperiksa secara manual oleh seorang karyawan.
Setelah itu, perangkat ini menjalani tes frekuensi radio. LG menetapkan apakah V20 yang dapat memberikan sinyal dalam berbagai lingkungan nirkabel, termasuk basements. Mesin otomatis menguji seberapa cepat V20 merespon layanan jaringan tertentu, seperti roaming internasional.
Sekadar informasi, penting bagi vendor smartphone masa kini untuk menguji keamanan dan ketahanan perangkat. Setelah insiden Note 7, pengguna smartphone sangat memperhatikan dua aspek tersebut.
(Kemas Irawan Nurrachman)