Bus Mercedes Benz Banyak Dipakai, Bagaimana Layanan Purnajualnya?

Pius Mali, Jurnalis
Senin 29 Agustus 2016 09:04 WIB
Jika mengalami kerusakan saat di daerah, bus Mercedes Benz sudah dibekali layanan purnajualnya (Okezone)
Share :

JAKARTA - Saat ini banyak perusahaan otobus (PO) di Indonesia yang menggunakan produk kendaraan Mercedes Benz. Tidak hanya di Jawa, bus Mercy juga banyak digunakan sebagai Angkutan antarkota di Sumatera dan lainnya.

PT Mercedes Benz Distribution Indonesia selaku distributor bus premium Mercy menegaskan sudah menyiapkan layanan purnajual sampai ke daerah.

Deputy Director Bus & Van Sales Operation Commercial Vehicle Mercedes Benz Distribution Indonesia Adri Budiman mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan jaringan layanan servis di seluruh wilayah Indonesia.

"Kami punya jaringan diler hampir di seluruh pulau, kecuali di Irian kami memang belum punya. Kami juga punya yang namanya 'flying doctor'. Artinya, misalnya terjadi sesuatu di jalan, sudah barang tentu diler-diler terdekat yang bisa dihubungi atau servis 24 jam siap sedia ke lokasi. Sehingga yang namanya down time tidak akan terlalu lama. Sehingga bus juga akan bisa segera ditangani," jelasnya Adri.

Senada dengan Adri, Eko Setyodiwarno, deputy director service technic warranty and training Mercedes Benz Distribution Indonesia menambahkan, pihaknya menyadari sebagai angkutan umum, bus harus selalu dalam kondisi fit digunakan kapan saja.

Karena itu pihaknya juga menyediakan layanan on side parts stock. Dengan begitu, pemilik bus Mercy tidak perlu khawatir dengan ketersediaan suku cadang. Apalagi untuk suku cadang fast moving. Selain itu, bus tidak akan menunggu lama untuk penggantian suku cadang

"Ini adalah salah satu upaya kami untuk mendukung kendaraan niaga bus Mercedes Benz. Ini untuk memastikan down time dari kendaraannya jelas, karena para pengusaha membeli bus untuk dioperasikan dalam kegiatan bisnis sehari-hari. Kalau lokasi pemilik jauh dari tempat kami, tentunya akan memerlukan waktu yang panjang, yang artinya bisnis bisa tertunda. Nah kami berusaha untuk penuhi kebutuhan tanpa ada break down bagi busnya. Dengan on side parts stock, maka customer tinggal ambil dan pasang karena spare parts diletakkan di tempat mereka," pungkas dia.

(Anton Suhartono)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya