JAKARTA – PT Nusa Satu Inti Artha (Doku) bersama DycodeEdu telah mengumumkan kompetisi Indonesia Internet of Things (IoT) Challenge yang akan diadakan di Mei 2016. Kompetisi Indonesia IoT Challenge yang digabung dalam rangkaian Indonesia IoT Developer Day ini merupakan bagian dari inisiatif Doku di tahun ini.
Untuk membuat ‘Gerakan Digital Indonesia’ agar lahir ide dan produk digital serta solusi kreatif dari generasi muda Indonesia yang juga didukung oleh DycodeEdu.
Thong Sennelius, Chief Executive Officer DOKU mengatakan, kompetisi Indonesia IoT Challenge ini merupakan bukti nyata komitmen Doku untuk mendorong pertumbuhan ide dan produk kreatif digital yang dihasilkan oleh para generasi muda Indonesia.
"Anak-anak muda berbakat ini kami tantang untuk menghasilkan produk berbasis IoT yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat atau para pelaku bisnis di Indonesia," ujarnya melalui keterangan kepada Okezone, Selasa (17/5/2016).
Sementara Andri Yadi, Lead Trainer DycodeEdu & CEO DycodeX menambahkan, produk yang diikutsertakan dalam lomba harus terhubung dengan sistem pembayaran digital dari Doku.
"Sehingga produk-produk inovatif yang dihasilkan oleh peserta adalah produk yang secara bisnis bisa diimplementasikan dan dapat dikembangkan secara bisnis," ungkapnya.
IoT Challenge juga membebaskan platform IoT yang diadopsi demi mengedepankan kebebasan berkreasi. Salah satu syarat unik dalam challenge ini, yang belum pernah ada dalam IoT Challenge manapun di Indonesia.