Ini Alasan Warga Dilarang Keluar Rumah Saat Gerhana 1983

Taufik Budi, Jurnalis
Senin 07 Maret 2016 12:04 WIB
Ini Alasan Warga Dilarang Keluar Rumah Saat Gerhana 1983
Share :

SEMARANG - Berbagai mitos tak lepas dari fenomena alam seperti gerhana matahari total yang akan terjadi Rabu 9 Maret. Saat terjadi gerhana matahari total pada 1983, tak ada warga yang berani keluar rumah karena berbagai mitos hingga cahaya matahari dianggap beracun.

"Menurut cerita orangtua saya, saat itu memang ada informasi dari pemerintah melalui koran maupun televisi, katanya dilarang keluar rumah pada hari itu (terjadi gerhana). Malah ada yang bilang, cahaya matahari beracun," kata pendiri Himpunan Astronom Amatir Semarang (HAAS), Dwi Lestari.

Menurutnya, saat itu pengetahuan warga masih sangat terbatas, apalagi belum tersedia teknologi informasi seperti sekarang. Warga dengan mudah menelan informasi yang belum tentu kebenarannya tanpa mencerna terlebih dahulu.

"Makanya saat itu, sehari sebelum terjadi gerhana, toko makanan laris untuk persediaan. Seharian mereka tidak keluar rumah sama sekali. Padahal, gerhananya hanya sekira lima menit. Informasi seperti inilah yang perlu kita sampaikan ke masyarakat," katanya di depan puluhan mahasiswa Jurusan Fisika Fakultas MIPA Unnes.

Mahasiswa semester VIII itu menambahkan, fenomena alam, seperti gerhana mataharI total selalu menarik perhatian peneliti. Tak heran, jika peneliti luar negeri berdatangan ke Indonesia untuk melakukan penelitian.

"Nanti ada juga peneliti NASA yang datang ke Balikpapan atau kota lain yang terjadi gerhana matahari total. Itulah sebenarnya alasannya waktu itu, warga dilarang keluar rumah agar tak mengganggu peneliti luar negeri yang mengamati gerhana," tandasnya.

(Ahmad Luthfi)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya