Sejarah Singkat Mabua Harley Davidson di Indonesia

Pius Mali, Jurnalis
Rabu 10 Februari 2016 10:06 WIB
Ilustrasi logo Harley Davidson (Vibiznews)
Share :

MMI terus fokus memasarkan Street 500 cc hingga memasuki 2015. Efektif Mabua hanya bisa mengandalkan penjualan sepeda motor ini, setelah produk Harley Davidson bermesin besarnya mengalami penurunan penjualan yang cukup drastis. Berdasarkan data MMI, Street 500 cc hanya terjual sebanyak 320 unit sepanjang 2015.

Djonnie Rahmat pada Oktober 2015 sempat mengatakan kalau harga jual moge menjadi tinggi karena pajak barang mewah yang harus dibayar. Akibatnya konsumen berpikir untuk membeli moge Harley Davidson, sehingga penjualannya menurun. 

Kondisi ekonomi yang masih belum stabil juga membuat PT Mabua Motor Indonesia melakukan perampingan unit bisnisnya. Mabua secara resmi menutup dealership Iskandarsyah, Jakarta Selatan, pada 30 Oktober 2015. Alasan penutupan aset pertama Mabua ini tak lain untuk efisiensi bisnis. Selain itu situasi ekonomi belum baik, khususnya untuk usaha dunia automotif yang menawarkan barang mewah dan supermewah.

Hari ini, Rabu (10/2/2016), bisa menjadi sejarah baru bagi para penggemar motor Harley. Meski Mabua tidak lagi menjadi perwakilan resmi Harley Davidson yang resmi, namun moge asal Amerika Serikat itu tampaknya tidak akan mati karena penggemarnya di Tanah Air sangat loyal. Suara nyaring knalpot moge Milwaukee itu akan tetap terdengar di jalan-jalan Indonesia.

(Anton Suhartono)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya