TOKYO - Mercedes Benz mengungkap wujud fisik dari mobil minivan berdesain futuristis yang diberi nama Vision Tokyo. Seperti namanya, produsen mobil premium itu mengambil inspirasi Tokyo dalam membuat mobil ini.
Tokyo memiliki luas 622 kilometer persegi namun didiami 9 juta orang. Luasnya lebih kecil dari Paris namun jumlah penduduknya empat kali lipat.
Dalam keterangan resminya, Mercedes Benz menyebut bahwa Tokyo merepresentasikan kombinasi antara tradisi dan teknologi tinggi. Tokyo tidak diam, melainkan kawasan yang dinamis di mana tren-tren baru selalu tercipta di sana.
Kepala Desain Daimler AG Gorden Wagner mengatakan, Mercedes Benz Vision Tokyo merupakan perwujudan dari konsep produk automotif masa depan yang cocok digunakan di megacity.
"Kemurnian dan gaya sensual dari Vision Tokyo menginterpretasikan kemewahan dan kemodernan dari Mercedes Benz," ungkap Wagner.
Mobil ini menggunakan teknologi otonom atau bisa dijalankan tanpa dikendalikan sopir. Teknologi otonomnya diwarisi dari model F015 yang sudah diperkenalkan awal tahun ini di Amerika Serikat.
Kesan mewah dan futuristis sudah bisa terlihat dari eksteriornya. Tinggi dan memanjang ke belakang. Menyesuaikan ukuran, grille-nya dibuat besar dengan garis putus bercahaya iluminasi biru dan putih. Di tengahnya tampak logo bintang mercy yang besar.
Roda juga dibuat dengan diameter besar yakni 26 inci. Di pelek juga terdapat cahaya iluminasi biru. Hal serupa juga tampak pada sideskirt. Cahaya iluminasi biru itu merupakan representasi dari mobil listrik.