Atas hal tersebut, Dian Siswarini CEO PT XL Axiata (XL), menyambut baik bila memang terdapat teknologi alternatif yang dapat memberikan efisiensi untuk menyokong akses internet di wilayah terpencil.
Project Loon dianggap sebagai teknologi alternatif yang menawarkan keunggulan, dengan menembakan sinyal WiFi dari ketinggian tertentu. Sehingga, masyarakat yang belum mendapatkan akses internet melalui jalur darat (kabel), nantinya dapat menggunakan internet.
"Kalau kita pakai terestrial network mahal. Perlu investasi yang besar," kata Dian di Jakarta, Selasa (20/10/2015). Ia melanjutkan, teknologi Project Loon bisa sebagai teknologi alternatif untuk menjangkau wilayah yang belum terjangkau internet, namun tetap perlu diperhatikan dari sisi ekonomi atau bisnis modelnya.
"Kita belum tahu detailnya, bisnis modelnya. Kita perlu tahu bisnis modelnya dulu," pungkasnya.
(Ahmad Luthfi)