JAKARTA – Pasca-meninggalnya pelawak Olga Syahputra, beberapa waktu lalu publik dikejutkan dengan beredarnya iklan yang mengatasnamakan toko online Tokopedia. Iklan tersebut mengusung headline kontroversial, yakni seputar wasiat terakhir Olga Syahputra, kini Tokopedia pun buka suara seputar masalah tersebut.
Iklan kontroversial itu merupakan iklan dengan metode clickbait yang mengarahkan pengunjung yang tidak sadar menuju ke sebuah halaman yang berisi ajakan untuk menggunakan aplikasi Tokopedia agar dapat melihat video rahasia tersebut. Iklan tersebut telah mendapatkan 11.373 like dan 748 komentar, di mana mayoritas komentar berisi reaksi amarah atas materi konten yang sangat tidak sensitif tersebut.
Tak ingin berlarut-larut, CEO Tokopedia William Tanuwijaya pun memberikan klarifikasinya. Tokopedia membantah pihaknya lah yang telah menyebarkan iklan dengan konten tidak bertanggung jawab tersebut.
“Kami ingin menegaskan bahwa Tokopedia tidak pernah mempublikasikan iklan tersebut. Ini adalah tindakan pencemaran nama baik brand Tokopedia, dan kami akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menghentikan tindakan ini, dan mengidentifikasi pihak yang bertanggung-jawab atas kejadian ini,” ujar William Tanuwijaya dalam keterangan pers yang diperoleh Okezone, Rabu (1/4/2015).
Pihak Tokopedia juga telah mengambil tindakan tegas dengan meminta bantuan Facebook dan meminta untuk menelusuri siapa pihak yang bertanggung jawab atas kejadian ini. Menurut William, iklan tersebut merupakan bentuk pencemaran nama baik atas brand Tokopedia secara disengaja.
“Kami sedang mencari tahu siapa pihak di balik kejadian ini dan akan mengambil segala tindakan untuk melindungi brand kami dari serangan sepihak seperti ini,” tambah William
URL iklan itu sendiri sudah tidak dapat diakses, dan hanya menampilkan halaman 403 Forbidden Error. Sejak awal nyatanya iklan itu memang tidak mengandung aplikasi apapun yang benar-benar bisa di-download. Tidak ada video yang dapat dilihat dan yang ada hanyalah sebuah pesan error.
(Amril Amarullah (Okezone))