LONDON – Beberapa artefak peninggalan sejarah 6 ribu tahun lalu yang ditemukan di dekat Stonehenge, Inggris, dikatakan para peneliti bisa digunakan sebagai bukti baru yang sangat kuat untuk menulis ulang sejarah dari negara yang dipimpin oleh Ratu Elizabeth tersebut.
Para arkeolog mengungkapkan, temuan ini adalah hasil dari galian di sekitar area sejarah Stonehenge. Pada wilayah ini juga dinyatakan telah ada kehidupan sosial yang lama, dan diprediksi kehidupan tersebut ada sejak 1.000 tahun sebelum zaman batu monumental ditempatkan.
Dalam penggalian yang berlangsung selama 12 bulan tersebut ditemukan sebanyak 15 struktur artefak yang terkubur di wilayah batu monumental Stonehenge. Selain itu, terdapat susunan batu monumental dalam bentuk cincin yang ikut menguatkan penemuan besar ini.
Dikutip dari Sciencealert, Jumat (2/1/2015), para peneliti dari Universitas Inggris of Buckingham telah menemukan tulang hewan, alat-alat batu, dan sampel arang dari sebuah situs di Blick Mead, sekira 2 kilometer dari Monumen Stonehenge.