Letusan Gunung Api Picu Kepunahan Dinosaurus

Dini Listiyani, Jurnalis
Sabtu 13 Desember 2014 09:01 WIB
Letusan Gunung Api Picu Kepunahan Dinosaurus (Foto: Ibtimes)
Share :

NEW YORK - Dinosaurus merupakan hewan purba yang telah punah sekira 66 juta tahun yang lalu. Keganasan asteroid yang menabrak bumi sekira 66 juta tahun lalu, awalnya diduga sebagai penyebab punahnya kehidupan pada saat itu.

Para ilmuwan Massachusetts Institute of Technology (MIT) menunjukkan bahwa sebuah letusan gunung yang dimulai 250.000 tahun sebelum serangan Asteroid telah memuntahkan lava sejauh 1,5 juta kilometer. Menurut keterangan MIT, muntahan gunung berapi tersebut membawa bahan kimia berbahaya yang mudah menguap, mencemari atmosfer dan lautan.

Sementara itu, letusan juga terjadi di India. Penemuan batuan yang ditemukan di India tengah-barat, diyakini sebagai sisa-sisa dari salah satu letusan gunung berapi terbesar di Bumi. Tidak diketahui kapan tepatnya peristiwa tersebut terjadi, namun para peneliti menggunakan presisi tinggi geochronology untuk menentukan umur batuan di Deccan Traps.

Para peneliti kemudian mencari batuan vulkanik yang mengandung zirkon, mineral uranium yang terbentuk setelah letusan. Hal ini berfungsi sebagai cara yang tepat untuk menentukan umur batuan tersebut. Kebanyakan sampel yang ditemukan, berisi vulkanik zirkon.

Dari uranium yang terkandung pada batuan dapat disimpulkan bahwa wilayah Deccan Traps (India tengah-barat) mulai meletus 250.000 tahun sebelum serangan Asteroid. Peristiwa tersebut memiliki dampak selama 500.000 tahun setelah terjadinya letusan gunung api. Deccan Traps merupakan salah satu penghasil vulkanik terbesar di Bumi.

Selain dampak yang ditimbulkan oleh letusan gunung, diikuti pula dampak dari Asteroid yang menabrak Bumi selebar lebih dari lima mil dengan kecepatan 70.000 mil per jam. Dampak tersebut melenyapkan sebagian kehidupan di darat dengan debu yang menghalangi sinar matahari selama berhari-hari.

Letusan gunung api yang besar diyakini sebagai penyebab kepunahan dinosaurus hingga penemuan kawah dan iridium, dilansir Ibtimes, Jumat (12/12/2014).

(Ahmad Luthfi)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya