WASHINGTON - Kendaraan taktis pengangkut tentara Amerika Serikat, High Mobility Multipurpose Wheeled Vehicle (HMMWV) atau biasa disebut Humvee akan dilelang oleh otoritas Pemerintah AS.
Menjual Humvee militer ke sipil merupakan yang pertama kalinya dilakukan Pemerintah AS setelah 1999. Pada tahun itu, Pemerintah AS berhasil menjual 498 unit Humvee ke warga sipil. Namun setelah itu penjualan Humvee dihentikan dengan alasan ketidakpatutan.
Lantas apa alasan Pemerintah AS menjual mobil-mobil tempur tersebut? Berdasarkan laporan Military Vehicles Magazine, sebelum 1999, Marinir AS terpaksa mengandangkan 748 unit mobil produksi AM General itu.
Selain itu, kendaraan- tempur yang sudah "mengabdi" selama 12 tahun itu juga memerlukan peremajaan. Nah, ketimbang mengeluarkan uang untuk biaya perawatan, militer memutuskan melepas mobil-mobil tersebut.
Ada pula yang dikirim untuk militer Selandia Baru, disisihkan untuk para kolektor, dan 498 unit lainnya dilelang.
Kini, sebagian Humvee tersebut kembali dilelang. Lelang dilakukan di bawah pengawasan Disposition Logistics Agency (DLA) sebuah lembaga yang bertugas mengawasi pelepasan dan penambahan peralatan militer.
"GovPlanet, pasar untuk membeli dan menjual aset (kendaraan) bekas milik pemerintah, ada beberapa tambahan yang menarik pada lelang 17 Desember. Pembeli bisa melihat dan mengajukan penawaran Humvee bekas dalam lelang online," demikian bunyi pernyataan IronPlanet.
Harga Humvee dibuka mulai USD10 ribu atau sekira Rp123 juta. Ada 23 unit yang tersedia, yakni jenis pengangkut logistik dan pengangkut tentara. Mobil tersebut diproduksi antara 1987 dan 1994.
(Dian AF)