Bisnis Ponsel Dijual, Nokia Masih Punya 3 Bisnis Kuat

Andina Librianty, Jurnalis
Selasa 03 September 2013 15:27 WIB
Nokia (Foto: Reuters)
Share :

HELSINKI - Setelah menjual bisnis ponsel kepada Microsoft, Nokia kini menjadi perusahaan low profile dan lebih kecil. Namun perusahaan asal Finlandia itu diharapkan akan menjadi entitas yang lebih sehat secara finansial.
 
Diungkapkan oleh Chief Executive Officer (CEO) interim Nokia Risto Siilasmaa kepada AllThingsD, pada Senin malam (2/9), perusahaan masih memiliki tiga bisnis kuat lainnya. "Kami akan terus memiliki tiga bisnis yang kuat,"  kata Siilasmaa, tak lama setelah kesepakatan dengan Microsoft diumumkan. Demikian seperti dikutip dari AllThingsD, Selasa (3/9/2013).
 
Nokia, yang memulai rekam jejaknya dengan memproduksi kertas dan karet pada 1800-an, pada dasarnya kini telah keluar dari bisnis ponsel yang membuatnya terkenal di dunia. Perusahaan menjual unit bisnis smartphone Lumia dan ponsel low-end  kepada Microsoft.
 
Sisanya, Nokia kini memiliki bisnis peralatan jaringan, portofolio paten, dan layanan berbasis lokasi yakni Here. "Secara keseluruhan kami sangat senang dengan fakta bahwa kami bisa mendukung bisnis-bisnis itu dengan neraca keuangan yang lebih kuat," ungkap Siilasmaa.
 
Siilasmaa menegaskan bahwa menjual bisnis ponsel Nokia kepada Microsoft merupakan pilihan terbaik bagi seluruh pemangku kepentingan perusahaan, termasuk 88 ribu karyawan dan pemegang saham. Setelah kesepakatan akuisisi ditutup, 32 ribu dari total karyawan itu menjadi karyawan Microsoft.
 
"Kesepakatan ini segera menambah laba. Kami yakin membuat pilihan yang sangat baik bagi para pemegang saham Nokia," sambungnya.
 
Kesepakatan akuisisi yang membutuhkan persetujuan dari sisi regulasi dan pemegang saham Nokia ini diharapkan akan ditutup pada kuartal I-2014.

(Andina Librianty)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya