OTTAWA – Sedari awal tahun rumor mengenai kehadiran BlackBerry Messenger (BBM) di perangkat iOS dan Android berhembus kencang. Perusahaan kerap kali mengatakan, aplikasi tersebut akan dirilis pada musim panas di belahan bumi utara.
Namun, nyatanya hingga kini hal itu masih menjadi isapan jempol semata. Tak anyal, ketidakjelasan ini membuat banyak orang mempertanyakan keseriusan rencana aplikasi besutan BlackBerry – dulunya Research in Motion (RIM) – tersebut.
Rupanya, momen ini malah dijadikan kesempatan emas oleh pihak yang tidak berwenang untuk merilis aplikasi palsu bertajuk “blackberry messenger bbm” di Google Play yang berhasil menjerat ratusan ribu pengguna Android beberapa waktu lalu.
Hari ini, entah merupakan pertanda BBM akan hadir dalam waktu dekat atau bukan, banyak orang dikagetkan dengan munculnya sebuah petunjuk penggunaan BBM untuk Android dan iOS di situs resmi BlackBerry.
Akan tetapi, konten itu kembali ditarik dari situs dalam waktu yang sangat singkat. Demikian dilansir dari Phone Arena, Jumat (23/8/2013).
Tidak banyak yang terungkap dari petunjuk itu. Kebanyakan berisi tentang penjelasan hal-hal teknis, seperti BBM ID atau PIN BBM bagi orang yang belum pernah menggunakan layanan itu sebelumnya. Selain itu juga tidak dilengkapi dengan screenshot.
Kabarnya, perusahaan akan melepas aplikasi pamungkasnya tersebut lewat versi beta. Untuk bisa berjalan di handset berbasis robot hijau, pengguna harus memastikan sistem operasinya (OS) sudah diperbarui ke Android 4.x.x (Ice Cream Sandwich) atau yang terbaru.
(Fetra Hariandja)