WASHINGTON - Dua astronot mencoba untuk memperbaiki kebocoran pendingin amonia di sistem energi International Space Station (ISS). Kebocoran ini diketahui pada Kamis, ketika ditemukannya serpihan amonia yang melayang dari ISS.
Dilansir Dailycamera, Sabtu (11/5/2013), para peneliti di Bumi mengungkap bahwa diperlukan langkah perbaikan sesegera mungkin, di mana astronot harus melakukan spacewalk (berjalan di luar angkasa).
Spacewalks merupakan aktivitas yang jarang dilakukan, kecuali telah direncanakan beberapa waktu sebelumnya. Namun, badan antariksa Amerika Serikat, NASA, ingin memeriksa kebocoran sebelum semua amonia habis terbuang.
NASA telah mengatakan bahwa enam kru astronot di ISS tidak berada dalam bahaya dan sistem masih memiliki jumlah energi yang banyak. Meskipun demikian, kebocoran pendingin ini memaksa NASA untuk mematikan salah satu saluran energi dari delapan panel solar yang memasok listrik untuk ISS.
Dengan hanya tujuh saluran listrik yang aktif, ISS masih bisa beroperasi dengan baik. Michael Suffredini, manajer program ISS mengatakan, dugaan utama kebocoran ialah adanya sampah antariksa yang membentur tabung pendingin.
Ia mengatakan, kemungkinan benturan demi benturan selama bertahun-tahun membuat tabung pendingin mengalami kerusakan kecil. Akan tetapi, puncak kebocoran benar-benar terjadi yang terlihat pada Kamis lalu.
NASA berharap kebocoran ini tidak mengakibatkan dampak besar bagi operasi di ISS. Badan antariksa ini berharap bahwa titik kebocoran berada di kotak pompa kecil.
Astronot melakukan spacewalk selama enam jam pada Sabtu pagi. Astronot Amerika Serikat Chris Cassidy dan Tom Marshburn akan mengganti kotak seberat 260 pon dengan kotak cadangan.
(Fetra Hariandja)