Orang Indonesia Habiskan Rp2,3 Juta untuk Belanja Online

Andina Librianty, Jurnalis
Kamis 02 Mei 2013 16:55 WIB
Ilustrasi (Foto: Art-liste)
Share :

JAKARTA - Ketertarikan konsumen belanja online menggunakan media sosial mengalami peningkatan di seluruh dunia dan hampir separuh konsumen (45 persen) secara aktif merekomendasikan produk di media sosial. Sejauh ini, orang Indonesia Indonesia rata-rata menghabiskan uang USD239 atau sekira Rp2,3 juta pada tahun lalu untuk belanja online.

Data itu terungkap dari hasil penelitian yang diumumkan oleh situs belanja online, Rakuten. Salah satu E-Commerce terbesar di dunia itu mengumumkan hasil penetilian dari sebuah survei global independen, Index E-Commerce, mengenai tren belanja online.

Survei Index E-Commerce itu juga mengungkapkan lonjakan  belanja sosial paling besar terjadi di Amerika Serikat dengan 39 persen konsumen berbelanja dengan memanfaatkan media sosial atau meningkat 20 persen dibandingkan Agustus 2012. Sedangkan diantara negara-negara di Asia Tenggara yang disurvei, Indonesia menjadi yang terbanyak membagi rekomendasi produk melalui media sosial dengan 78 persen konsumen, diikuti Malaysia 67 persen dan Thailand 65 persen.

Survei itu juga menemukan, rata-rata nilai belanja online yang dihabiskan mencapai USD725 atau sekira Rp7 juta per orang pada 2012 dan Inggris berada diurutan teratas dengan USD1.700 atau sekira Rp16 juta.

Lebih lanjut, jika berbicara tentang belanja online dengan menggunakan perangkat bergerak, konsumen Indonesia menjadi konsumen online yang paling aktif. Sekira 14 persen diantaranya berbelanja online dengan menggunakan ponsel pintar (smartphone), tablet atau perangkat mobile lainnya.

di Indonesia, sekira 28 persen konsumen masih bertahan dengan gaya belanja konvensional dengan pergi ke toko. Meski begitu, konsumen yang berminat belanja online di Indonesia ternyata tumbuh 11 persen.

"Bukan masanya lagi memiliki website yang hanya memajang dagangan Anda, namun harus memastikan bahwa mereka menawarkan semua  informasi yang dibutuhkan oleh konsumen melalui website atau penawaran lewat  mobile,” kata Presiden Direktur dan CEO PT Rakuten-MNC Ryota Inaba, seperti dikutip dari rilis yang diterima Okezone, Kamis (2/5/2013).

Adapun, Rakuten Belanja Online mengalami pertumbuhan trafik dua setengah kali lipat melalui jejaring sosial selama 12 tahun terakhir. "Ini merupakan terobosan penelitian. Platform sosial sedang bersiap untuk tumbuh pada tahun-tahun mendatang," tutur Inaba

"Sebagai industri, kami perlu membangun kepercayaan konsumen dalam platform belanja sosial, juga memberikan kemudahan bagi konsumen untuk berbagi konten lewat channel yang ada," pungkasnya.

(Andina Librianty)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya