JAKARTA - PT. Global Mediacom Tbk dan Rakuten Inc akhirnya mengakhiri kerjasama yang telah berjalan selama dua tahun di bawah bendera PT. Rakuten-MNC. Kedua perusahaan telah resmi mengakhiri kerjasama joint venture per Senin (19/8).
Diungkapkan Senior Vice President Business Development PT. Global Mediacom Tbk Reino R. Barack, PT. Global Mediacom Tbk telah menjual kepemilikan saham sebesar 49 persen di usaha patungan tersebut kepada Rakuten Inc. Meski demikian, situs e-commerce Rakuten Belanja Online (RBO) yang sebelumnya beroperasi di bawah kendali PT. Rakuten-MNC akan tetap beroperasi seperti biasa di Indonesia.
"Rakuten akan tetap ada di Indonesia dan akan beroperasi seperti biasa, tapi kami (PT. Global Mediacom Tbk) sudah lepas. Meski demikian, hubungan kami dengan Rakuten masih harmonis dan tidak ada perselisihan," jelas Reino di MNC Tower, Jakarta, Kamis malam (22/8/2013).
Reino juga membantah berbagai spekulasi yang beredar tentang penyebab berakhirnya joint venture kedua perusahaan, salah satunya terkait isu kehadiran MNC Shop. Diungkapkanya, RBO dan MNC Shop memiliki dua pola bisnis berbeda. RBO menjalankan bisnis e-commerce hanya melalui website, sedangkan MNC Shop melalui TV dan website. "Inti MNC Shop kan di TV. Itu dua hal yang berbeda," tuturnya.
Sebaliknya, kata Reino, kedua perusahaan lebih memilih untuk menjalani visi dan perjalanan masing-masing dalam bidang e-commerce. "Hubungan masih lancar dan pertemanan kami juga baik. Tidak ada perselisihan seperti yang pernah dikabarkan. Mereka (Rakuten) juga akan kesini September untuk greeting atas dukungan kita selama ini," tegasnya.
Berakhirnya kerjasama PT. Global Mediacom Tbk dan Rakuten Inc, sekaligus menandai pengunduran diri Reino selaku Direktur dan Chief Marketing Officer dan David Fernando Audy selaku Komisaris dalam usaha patungan tersebut. Namun para karyawan RBO lainnya masih tetap bekerja di situs e-commerce asal Jepang tersebut.
Selanjutnya, PT. Global Mediacom Tbk tak menutup kemungkinan kerjasama dan pengembangan bisnis dengan pihak lain, termasuk Rakuten di masa depan. Namun untuk saat ini, perusahaan akan fokus pada pengembangan MNC Shop di pasar e-commerce.
(Andina Librianty)