TOKYO - Baru-baru ini perusahaan game asal Jepang, Nintendo, melalui Nintendo Designer-nya Shigeru Miyamoto, mengungkapkan hal mengejutkan terkait konsol game terbarunya Wii U. Miyamoto mengungkapkan bahwa para gamer kelak menyadari banyak hal unik yang dimiliki oleh konsol Wii U.
Komentar yang diungkapkan Miyamoto ini kabarnya terkait dari beberapa masalah yang dialami Wii U pada awal-awal peluncurannya. Kerusakan pada layanan jaringan, kesulitan akses sistem, merupakan salah satu masalah yang dialami oleh konsol ini, bahkan di beberapa negara, penjualan konsol ini harus mengalami pemotongan harga.
Selain dari beberapa masalah teknis tersebut, Miyamoto juga mengaku kecewa terhadap hasil penjualan dari Wii U yang hanya mampu terjual hingga 150 juta unit di seluruh dunia. "Hal seperti ini memiliki sedikit kemiripan dengan waktu kami meluncurkan perangkat DS dahulu. Banyak orang berkomentar penggunaan dua buah layar merupakan ide buruk," ujar Miyamoto.
Miyamoto juga percaya, mengomunikasikan seluruh fitur unik yang disematkan pada Wii U kepada para gamer merupakan salah satu kunci penting, untuk menghadirkan kesuksesan pada konsol. Berdasarkan beberapa informasi, bulan lalu Nintendo mengklaim mampu meningkatkan penjualan Wii U di Inggris dengan cara memotong harga konsol.
"Sebagai orang yang selama ini memiliki kedekatan dengan Wii U dan antarmuka layar sentuhnya, saya tidak bisa melakukan segala sesuatu yang saya inginkan tanpa menggunakan kedua layar," tambah Miyamoto, seperti dikutip dari Computerandvideogames, Senin (8/4/2013).
(Amril Amarullah (Okezone))