Xbox 720 "Always On, Always Connected"

Riyandi Andesma, Jurnalis
Kamis 21 Maret 2013 14:00 WIB
(Foto: Computerandvideogames)
Share :

Siapa pun yang sering menghabiskan waktu untuk berkebun pasti akan mengatakan bahwa cacing tanah sangat bermanfaat untuk kebun dan sawah.
 
Faktanya, hewan kecil ini mungkin merupakan faktor terpenting dalam keberhasilan sebuah perkebunan. Beberapa orang bahkan menyebut cacing tanah sebagai "tukang kebun pertama di alam"
 
 
Baca Juga: Serupa tapi Tak Sama, Ini Beda Buaya dan Alligator
 
 
Jika Anda pernah berada di sekitar pertanian atau perkebunan, Anda tahu bahwa petani perlu membajak tanah. Membajak tanah akan memecah tanah, sehingga memungkinkan udara dan air mencapai benih dan akar tanaman. Cacing tanah bertindak seperti “bajak kecil” ketika mereka hidup di kebun atau sawah.

Saat cacing tanah bergerak di tanah, mereka akan membuat terowongan. Seperti halnya membajak, terowongan ini memungkinkan udara dan air mencapai akar tanaman.
 
 
Baca Juga: Sering Dianggap Sama, Ini Perbedaan Katak dan Kodok
 
 
Tanpa akses ke udara dan air, tanaman tidak akan tumbuh dengan baik, itulah sebabnya mengapa Anda menyadari bahwa tanaman terkadang tidak dapat bertahan hidup jika tanah yang mereka tempati terlalu kering dan padat.
 
Hampir semua tanah memiliki cacing tanah. Semakin baik tanahnya, semakin banyak cacing tanah yang akan Anda temukan. Ada empat jenis cacing tanah yang mungkin Anda bisa temui di kebun atau sawah yaitu cacing tanah malam, cacing kebun, cacing kotoran, dan cacing merah.

(Amril Amarullah (Okezone))

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya