Peneliti Amati Perilaku Berburu Kelelawar "Vampire"

Ahmad Luthfi, Jurnalis
Senin 25 Februari 2013 13:31 WIB
Kelelawar Vampire (Foto: Redorbit)
Share :

LIMA - Tim melakukan penelitian di wilayah Gurun Atacama, Peru dan merekam bagaimana penguin berinteraksi dengan spesies lainnya. Di samping merekam interaksi hewan tersebut, peneliti menemukan kelelawar "vampire" yang memangsa penguin kecil.

Dilansir BBC, Senin (25/2/2013), perilaku kelelawar yang menyerang penguin Humboldt ini sebelumnya belum pernah direkam oleh peneliti. Peneliti harus menunggu aksi penyerbuan kelelawar terhadap penguin tersebut dan memfilmkan untuk ditampilkan pada "BBC One series Penguins: Spy in the huddle".

"Meskipun para ilmuwan lokal telah melihat bukti bekas gigitan pada kaki penguin. Namun, belum ada yang menyaksikan (serangan) itu sebelumnya," tutur produser sekaligus peneliti, Matthew Gordon.

Gordon beserta tim dan kameramen Jim Clare memantau penguin dan menggunakan peralatan inframerah. "Kami mengamati koloni menggunakan LED inframerah. Tim mengamati penguin bereaksi aneh pada sesuatu yang ada di tanah," terangnya.

Ia menjelaskan, setelah kamera memantau pada salah satu area. Kemudian, tim melihat secercah cahaya yang mencerminkan mata kelelawar "vampire" di sekitar kaki penguin.

Setelah sepekan melakukan pengamatan, kameramen Jim Clare mampu menangkap perilaku makan kelelawar. "Kenyataannya, penguin sangat waspada dan mewaspadai kelelawar untuk menunggu hingga kondisi sangat gelap," jelasnya.

Wikipedia menerangkan, kelelawar vampir adalah kelelawar yang sumber makanannya ialah darah. Ada tiga spesies kelelawar yang mengonsumsi darah.

Kelelawar tersebut antara lain, kelelawar vampir biasa (Desmodus rotundus), kelelawar vampir kaki berbulu (Diphylla ecaudata) dan kelelawar vampir sayap putih (Diaemus youngi). Ketiga spesies itu berasal dari benua Amerika, dari wilayah-wilayah seperti Meksiko, Brasil, Chili, dan Argentina.

(Fetra Hariandja)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya