Pantau Pekerja, Apple Gabung dengan Asosiasi Buruh

Andina Librianty, Jurnalis
Senin 16 Januari 2012 12:14 WIB
Ilustrasi (Foto: Google)
Share :

CALIFORNIA - Apple akan memungkinkan pengamat independen, untuk memonitor kondisi kerja di pabrik pemasoknya di seluruh dunia. Perusahaan ini telah bergabung dengan Fair Labour Association, dna menjadi perusahaan teknologi pertama yang bergabung.

Dilansir Telegraph, Senin (16/1/2012), Fair Labour Association, yang didirikan pada 1999 ini memang bertugas untuk memonitor kondisi tempat kerja global. Pekan lalu, Apple juga telah merilis laporan pertanggungjawaban tahunan pemasok yang keenam, dengan rincian hasil audit pada pabrik di seluruh rantai pasokannya.

Hal ini merupakan kemajuan bagi Apple, seperti diketahui perusahaan tersebut biasanya tertutup tentang perusahaan-perusahaan yang membangun produk-produknya. Namun dikatakan Tim Cook, Chief Executive Apple pada Wall Street Journal bahwa perusahaannya ingin menjadi lebih transparan tentang standar dalam rantai pasokan.

Laporan ini juga memonitor dampak sistem manajemen lingkungan, etika dan bagian lain dari bisnis pemasok. Sehingga jika sebuah perusahaan berulangkali melanggar pedoman Apple, maka hubungan dengan pemasok bisa berakhir.

Sementara itu, Auret van Heerden, Presiden Fair Labour Association mengatakan standar yang ditetapkan pemasok bisa melakukan lebih daripada yang pemerintah lakukan. "Jika Anda seorang gadis berusia 16 tahun di negara berkembang, maka kesempatan terbaik untuk menikmati hak-hak yang tepat adalah jika bekerja di sebuah perusahaan multinasional. Kekuatan kontrak lebih kuat daripada hukum," pungkasnya.

(Susetyo Dwi Prihadi)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya