Bayangkan jika hal itu terjadi. Dalam misi mengevakuasi pasien, mesin yang mendadak mati di tengah perjalanan bisa berakibat fatal. Karena itu, sopir selalu memastikan jarum penunjuk bahan bakar berada di posisi aman, baik sebelum berangkat maupun setelah selesai bertugas.
Ada pula faktor lain. Sebagai kendaraan khusus, ambulans disebut-sebut punya “pom bensin” sendiri sehingga tak perlu berbaur dengan antrean kendaraan umum. Pola serupa juga berlaku bagi mobil pemadam kebakaran, mobil polisi, hingga kendaraan pejabat.
Namun, tidak semua ambulans memiliki fasilitas pengisian bahan bakar pribadi.
(Erha Aprili Ramadhoni)