Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tingkatkan Peran Jaga Ketahanan Digital, PANDI Inisiasi AI SIRT untuk Tangani Insiden AI

Rahman Asmardika , Jurnalis-Jum'at, 02 Oktober 2026 |21:12 WIB
Tingkatkan Peran Jaga Ketahanan Digital, PANDI Inisiasi AI SIRT untuk Tangani Insiden AI
Ilustrasi.
A
A
A

JAKARTA — Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) berkomitmen melakukan transformasi organisasi demi memberikan dampak yang lebih luas dan bermakna bagi ekosistem digital Indonesia. Tidak lagi hanya berkutat pada urusan teknis dan pendaftaran domain, PANDI kini mengambil langkah strategis dengan menginisiasi pembentukan unit tanggap insiden Artificial Intelligence (AI) bernama AI SIRT (AI Security Incident Response Team) serta platform pemetaan dan indexing media, Analitik.id.

Langkah transformatif ini merupakan hasil rekomendasi Kelompok Kerja (Pokja) Indonesia Digital Registry Institute (IDRI) yang dipimpin oleh A. Sapto Anggoro. Hasil kajian Pokja IDRI ini ditindaklanjuti secara konkret oleh PANDI menjadi produk dan layanan yang berdampak langsung bagi masyarakat serta pelaku industri digital. Laporan kajian tersebut diserahkan oleh Pokja IDRI kepada Ketua PANDI, Isnawan Aslam, di Bidakara, Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Saat ini teknologi AI berkembang sangat pesat, baik dari sisi pemanfaatan positif maupun potensi penyalahgunaannya. Guna mengantisipasi maraknya penyalahgunaan (abuse) dan insiden keselamatan teknologi AI di Indonesia, PANDI menghadirkan inisiatif respons insiden AI melalui AI SIRT. Inisiatif ini digarap bekerja sama dengan ID-CERT yang dikomandani oleh akademisi dan ilmuwan IT senior dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Budi Rahardjo, Ph.D.

AI SIRT dirancang untuk menjadi pusat informasi, konsultasi, dan panduan bagi masyarakat yang mengalami kebingungan maupun menjadi korban dari dampak buruk teknologi AI. AI SIRT akan menyediakan data aduan, panduan mitigasi, serta jalur pelaporan insiden AI yang terstruktur.

"PANDI bertekad untuk menjadi bagian yang bermakna dalam menjaga ketahanan digital Indonesia. Melalui AI SIRT, kami ingin memberikan ruang respons yang cepat, tepat, dan solutif bagi masyarakat ketika menghadapi berbagai potensi bahaya dan abuse teknologi AI," ujar Ketua PANDI, Isnawan Aslam.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement