JAKARTA - Produsen mobil sport mewah Ferrari telah meluncurkan mobil pertamanya yang sepenuhnya bertenaga listrik. Ferrari Luce dibanderol dengan harga USD640.000 atau setara dengan Rp10,3 miliar.
Model baru ini berbeda dari tampilan Ferrari pada umumnya karena merupakan mobil lima tempat duduk pertama dari merek Italia ini. Luce diciptakan melalui kerja sama dengan agensi LoveFrom, yang didirikan oleh mantan kepala desain Apple, Sir Jony Ive.
Respons di media sosial terhadap peluncuran tersebut beragam, mulai dari yang menyebutnya "langsung ke tempat sampah" hingga "sebuah mahakarya desain yang mutlak".
Para pesaing supercar seperti Lamborghini dan Porsche telah mengurangi rencana EV (electric vehicle) mereka karena permintaan yang buruk dan persaingan ketat dari merek-merek China.

CEO Ferrari, Benedetto Vigna, mengatakan di Roma bahwa Luce, yang dalam bahasa Italia berarti "cahaya", membutuhkan waktu setengah dekade untuk dikembangkan.
Ferrari akhirnya memilih untuk meluncurkan kendaraan listrik sepenuhnya setelah sebelumnya sempat menolak langkah tersebut dan lebih memilih untuk membuat mobil hibrida (hybrid) yang ditenagai oleh bensin dan listrik.
Dilansir BBC, Luce menggunakan motor listrik buatan Ferrari di setiap rodanya, yang membantu mobil mencapai kecepatan 60 mph (96 km/jam) dalam waktu sekitar 2,5 detik.
Perusahaan tersebut menyatakan bahwa semua komponen dibuat di dalam perusahaan (in-house), sehingga mobil dapat diperbaiki oleh perusahaan hingga masa mendatang demi melindungi nilai jual kembali Luce.
Pergeseran industri otomotif raksasa ke kendaraan listrik telah menghadapi hambatan besar dalam beberapa tahun terakhir.
Produsen mobil termasuk Ford dan Volkswagen telah meningkatkan kembali produksi mobil bensin karena permintaan yang rendah serta adanya perubahan regulasi di negara seperti Amerika Serikat (AS).
Peluncuran mobil konsep listrik Jaguar sebelumnya juga menuai kritik keras karena dianggap meninggalkan gaya klasik merek Inggris tersebut. Peluncuran Luce oleh Ferrari pun kini menuai kritik serupa.

Kepala perancang Ferrari, Flavio Manzoni, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan YouTuber Cleo Abram bahwa kritik adalah bagian dari proses inovasi. Ia mengakui bahwa konsep Ferrari listrik dengan desain baru ini bersifat "kontroversial", tetapi ia percaya bahwa orang-orang akan mulai menghargainya dalam beberapa bulan mendatang.
Ferrari juga menegaskan bahwa mereka akan terus menawarkan mobil bensin dan hibrida bersamaan dengan kendaraan listrik sepenuhnya.
Ferrari saat ini merupakan produsen mobil paling berharga di Eropa. Mereka mengandalkan penjualan mobil-mobil yang sangat eksklusif—sebuah strategi yang telah membantu melindungi Ferrari dari sebagian besar tekanan pasar yang dihadapi oleh para pesaingnya.
(Rahman Asmardika)