Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kamera Instax Mini Evo Cinema dan Mini Link+ Rilis di Indonesia, Segini Harganya

Taufik Fajar , Jurnalis-Rabu, 28 Januari 2026 |21:39 WIB
Kamera Instax Mini Evo Cinema dan Mini Link+ Rilis di Indonesia, Segini Harganya
Kamera Terbaru Fujifilm (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kamera instan hybrid Instax mini Evo Cinema dan printer smartphone Instax mini Link+ kini hadir di pasar Indonesia.

Di mana kehadiran keduanya memastikan arah pengembangan instax yang tak hanya berfokus pada cetak instan, tetapi juga pengalaman visual, kreativitas, dan integrasi digital. 

Instax mini Evo Cinema resmi dipasarkan di Indonesia dengan harga Rp6.249.000 dan telah tersedia melalui Official Store Fujifilm Indonesia serta jaringan ritel resminya.  

Sedangkan itu, instax mini Link+ dibanderol Rp2.299.000 dan saat ini memasuki tahap pre-order, dengan jadwal ketersediaan yang akan diumumkan menyusul.

Presiden Direktur Fujifilm Indonesia Masato Yamamoto menyatakan kedua produk ini dirancang untuk memperluas kemungkinan berekspresi melalui fotografi instan yang relevan dengan gaya hidup kreatif masa kini.

"Melalui Instax mini Evo Cinema, kami ingin menghadirkan satu kamera dengan begitu banyak kemungkinan kreatif lintas era. Sementara Instax mini Link+ kami hadirkan untuk mendukung semangat maximize maximalism, di mana berbagai konten digital favorit dapat diwujudkan menjadi cetakan instax," ujar Masato Yamamoto di Jakarta, Rabu (28/1/2026).

 

Perusahaan menyampaikan Instax mini Evo Cinema merupakan kamera instan hybrid yang memungkinkan pengguna mengambil foto maupun merekam video, lalu melihat hasilnya melalui layar LCD sebelum dicetak.

Keunggulan kamera ini yaitu kemampuannya mengonversi rekaman video menjadi QR code yang dicetak bersama foto instax, sehingga pengguna dapat menikmati kembali video tersebut melalui pemindaian QR code.

Kamera itu dilengkapi fitur terbaru Eras Dial dengan 10 pilihan efek visual yang terinspirasi dari berbagai era perfilman, termasuk nuansa kamera film 8mm.

"Jadi untuk fitur pertama yaitu eras dial di mana kita dapat menggunakan berbagai filter, bernostalgia dengan perfilman dari tahun 1930 sampai 2020. Untuk output-nya sendiri ini ada dua pilihan, bisa foto dan juga bisa video," ucap Product Marketing Consumer Printing Fuji Film Indonesia Nathasya.

(Taufik Fajar)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement