Kelelahan yang diabaikan dapat memicu microsleep, episode tidur singkat yang membuat mobil bergerak puluhan meter tanpa kendali pada kecepatan tinggi.
Umumnya, pengemudi melibatkan diri dalam aktivitas lain, terutama menggunakan ponsel sehingga menghilangkan fokus total dari jalan. Pada kecepatan tinggi, setiap detik yang dihabiskan untuk melihat layar sama dengan mengemudi secara ‘buta’.
Sikap tidak sabar yang memicu tailgating (menguntit) atau penyalahgunaan lajur kanan secara konsisten dapat memancing emosi pengemudi lain dan menghilangkan jarak aman berkendara.
Kunci keselamatan di sini adalah mengontrol emosi, menjaga jarak aman, dan mengatur kecepatan selaras dengan arus lalu lintas.
Kesalahan reaksi seperti membanting setir atau menginjak rem mendadak saat menghadapi situasi darurat dapat memperburuk keadaan dan memicu mobil selip atau terguling. Praktik respons yang tenang adalah hal yang vital.