"Investigasi mengonfirmasi bahwa tidak ada kasus baru yang teridentifikasi. Hari ini kami telah melaporkan hal ini ke Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata (MLIT)," katanya.
Toyota juga kembali meminta maaf kepada seluruh konsumen atas kegaduhan yang terjadi. Pihaknya akan berusaha memperbaiki kualitas model yang terduga terlibat skandal demi memberi kenyamanan kepada penggunanya.
"Sekali lagi, kami ingin menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada pelanggan dan pemangku kepentingan kami atas segala kekhawatiran atau ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Kami berkomitmen untuk terus mengambil tindakan yang tepat, sejalan dengan panduan dari MLIT," tutur Toyota.
(Erha Aprili Ramadhoni)