Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Salah Satu Superkomputer Terkuat di Dunia Dilelang, Ditenagai 8.064 CPU dan 306 TB RAM

Rahman Asmardika , Jurnalis-Rabu, 01 Mei 2024 |19:47 WIB
Salah Satu Superkomputer Terkuat di Dunia Dilelang, Ditenagai 8.064 CPU dan 306 TB RAM
Superkomputer Cheyenne. (Foto: US GSA)
A
A
A

CHEYENNE - Apa yang dulunya merupakan superkomputer paling kuat ke-21 di dunia kini akan dijual kepada penawar tertinggi. Namun, superkomputer Cheyenne tampaknya belum akan terjual karena tawaran saat ini di bawah USD30.000 atau sekira Rp487,6 juta belum memenuhi jumlah yang disyaratkan.  

Administrasi Layanan Umum Amerika Serikat (AS) memilih untuk melelang Cheyenne, yang digunakan pada 2016, sebagian karena masalah perbaikan dan pemeliharaan yang sedang berlangsung. 

Superkomputer yang sudah pensiun ini, seperti namanya, adalah monster. Cheyenne adalah sistem 5,34 petaflops, salah satu yang terakhir digunakan oleh Silicon Graphics International setelah diakuisisi oleh Hewlett-Packard. Sejak itu, superkomputer ini menjadi landasan operasi di NCAR-Wyoming Supercomputing Center di Cheyenne, Wyoming. 

Dilansir Tom's Hardware, superkomputer Cheyenne adalah instalasi yang dikontrol air yang terdiri dari modul SGI ICE XA dengan 28 rak yang menampung 8.064 CPU Intel E5-2697v4. Totalnya adalah 145.152 core. Sistem utama tersebar di 4.032 node soket ganda. Berikut adalah spesifikasi komponen utama Cheyenne: 

Empat belas E-Cell masing-masing seberat 1.500 pon (680 kg) dengan E-racks yang memiliki sistem pendingin air; 8.064 Intel E5-2697v4 CPU; DDR4-2400 ECC single-rank memory dengan total memori 313,344 GB; dan 2 rak manajemen berpendingin udara.  

Pengiriman superkomputer raksasa ini tidak termasuk dalam tawaran pemenang lelang. Pembeli perlu menyewa perusahaan pindahan profesional untuk mengangkut superkomputer dari fasilitas ke rumah barunya.  

Catatan lelang juga menyatakan bahwa superkomputer tersebut akan dijual apa adanya, dan "saat ini mengalami keterbatasan pemeliharaan karena kesalahan pemutusan sambungan cepat yang menyebabkan percikan air."

 

  

Selain perangkat keras di atas, superkomputer Cheyenne juga dilengkapi dua rak manajemen berpendingin udara. Masing-masing terdiri dari 26 server 1U, 20 di antaranya memiliki memori 128 GB dan enam dengan memori 256 GB. Itu tambahan DRAM 8TB, jika  

Rak manajemen tersebut juga mencakup 10 Sakelar Ekstrem, dan dua unit daya Sakelar Ekstrem, dan masing-masing rak berbobot 2.500 pon (sekira 1,13 ton). 

Meskipun superkomputer Cheyenne telah beroperasi selama tujuh tahun terakhir, catatan lelang mengatakan "biaya dan waktu henti yang terkait dengan" perbaikan masalah pendinginan saat ini membuatnya tidak layak untuk dilanjutkan pemeliharaannya.  

Dan tentu saja, meskipun superkomputer ini sangat cepat saat pertama kali diluncurkan, Cheyenne akan dianggap lamban menurut standar komputasi 2024. Hal ini juga dialami oleh banyak superkomputer, bahkan beberapa superkomputer terkuat milik NASA. 

Cheyenne menduduki peringkat ke-21 dalam daftar Top500 superkomputer paling kuat saat diluncurkan. Saat ini, superkomputer ini berada di nomor 160 — berdasarkan skor Rmax 4,79 petaflops.  

Meski begitu, pelelangan ini disertai dengan harta karun berupa suku cadang dan komponen bagi siapa pun yang bersedia mengumpulkan uang tunai. Superkomputer akan dikosongkan untuk dilepas, dan tampaknya superkomputer tersebut belum tentu menyertakan semua kabel yang diperlukan. Namun, itu termasuk RAM DDR4-2400 ECC sebesar 313.344GB. Nilainya saja bisa bernilai lebih dari USD350.000 (sekira Rp5,6 miliar) — belum lagi jumlah kapasitas penyimpanannya yang tidak ditentukan.

 

 

Yang juga menarik adalah superkomputer tersebut menggunakan daya sekira 1.727 MW saat dirakit sepenuhnya. Artinya, jika Anda ingin menyalakannya dan menjalankan simulasi yang rumit, kebutuhan dayanya bisa menghabiskan biaya lebih dari USD4.000 (sekira Rp65 juta) per hari, bergantung pada tarif listrik.  

Tampaknya pemenang lelang ini tidak akan menjalankan kembali superkomputer Cheyenne dan lebih memilih mematikannya secara permanen. Selain hilangnya kabel Ethernet dan optik yang diperlukan, ada masalah yang tampaknya belum terselesaikan yaitu bocornya komponen pendingin cair sambungan cepat.  

Penawaran dijadwalkan berakhir pada 3 Mei 2024 dan mencapai USD28.085 pada saat berita ini diturunkan. Namun, tawaran saat ini menyatakan "cadangan tidak terpenuhi", artinya ada nilai minimum yang diperlukan sebelum tawaran benar-benar diterima.  

Berapa jumlah cadangan tersebut tidak diketahui, namun hampir pasti jumlahnya jauh di atas tawaran saat ini. 

(Rahman Asmardika)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement