Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hyundai dan KIA Tarik 170.000 Mobil Listriknya Gara-Gara Masalah Pengisian Daya

Muhamad Fadli Ramadan , Jurnalis-Senin, 18 Maret 2024 |16:44 WIB
Hyundai dan KIA Tarik 170.000 Mobil Listriknya Gara-Gara Masalah Pengisian Daya
Hyundai Iioniq 5. (Foto: Hyundai)
A
A
A

JAKARTA – Dua pabrikan asal Korea Selatan, Hyundai dan KIA terpaksa menarik kembali (recall) sekira 170 ribu mobil listriknya dari beragam model karena masalah pada perangkat lunak. Beberapa model yang terdampak di antaranya adlaah Hyundai Ioniq 5 dan Ioniq 6, Genesis GV60, GV70, dan G80, serta KIA EV6.

Melansir Electrek, 170.000 mobil listrik terdiri dari 113.916 unit dari Hyundai, dan 56.016 dari Kia. Selain itu, terdapat Tesla Model 3 yang juga terdampak recall untuk memperbarui sistem peringatan pejalan kaki.

Mobil listrik Hyundai dan KIA ditemukan bermasalah pada perangkat lunak di ICCU yang dapat memengaruhi daya baterai. Hal ini dapat menyebabkan masalah pengisian daya atau mungkin hilangnya daya saat mengemudi.

Hyundai dan Kia akan mengeluarkan pembaruan perangkat lunak setelah mereka menerima model yang ditarik kembali. Jika masih terdapat kode yang salah, perangkat ICCU akan langsung diganti.

Di Amerika Serikat, NHTSA memulai penyelidikan pada, 8 Juni 2023, atas beberapa laporan hilangnya daya ICCU pada model Hyundai Ioniq 5 produksi 2022-2023. Begitu juga pada Kia EV6 lansiran 2022 yang juga sedang diselidiki atas keluhan hilangnya tenaga.

Meski Ioniq 6 buatan 2023 tidak dalam masuk penyelidikan, beberapa keluhan telah diajukan ke NHTSA karena masalah pengisian daya. Hyundai Motor Group mengatakan bakal bertanggung jawab atas permasalahan yang terjadi pada mobil listrik mereka.

“Hyundai Motor dan KIA akan mengambil tindakan cepat untuk mencegah ketidaknyamanan pelanggan dan akan terus memprioritaskan keselamatan pelanggan kami dan kendaraan mereka,” ujar Hyundai seperti dilansir dari Electrek.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement