Mereka mengungkapkan, perangkat berteknologi tinggi yang disamarkan sebagai konsol permainan genggam dijual secara online seharga ribuan pound. Alat ini digunakan oleh geng kejahatan terorganisir untuk meniru kunci elektronik pada Ioniq 5, membuka pintu dan menyalakan mesin.
Perangkat yang dikenal sebagai emulator tersebut bekerja dengan mencegat sinyal dari mobil. Perangkat itu memindai keberadaan kunci yang sah dan mengirimkan kembali sinyal untuk mendapatkan akses ke kendaraan.
Di sisi lain, Hyundai mengatakan pihaknya sedang mempertimbangkan langkah-langkah untuk mencegah penggunaan emulator “sebagai prioritas”.
(Erha Aprili Ramadhoni)