Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Heboh dalam 20 Detik, Mobil Listrik Hyundai Ioniq 5 Dicuri

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Kamis, 29 Februari 2024 |09:17 WIB
Heboh dalam 20 Detik, Mobil Listrik Hyundai Ioniq 5 Dicuri
Heboh mobil listrik Hyundai Ioniq 5 dicuri dalam waktu 20 detik. (tangkapan layar/the guardian)
A
A
A

LONDON - Heboh peristiwa pencurian mobil listrik di London, Inggris. Pelaku hanya butuh waktu singkat yakni 20 detik untuk mencuri mobil listrik Hyundai Ioniq 5.

Seorang warga Inggris, Steve Jessop kehilangan mobil listriknya pada awal bulan ini. Ia pun meminta rekaman CCTV kepada tetangganya.

Ia kaget pun melihat video CCTV. Ia kaget betapa mudahnya mobilnya dicuri. Tampak seseorang menggunakan tudung mendekat mobilnya, lalu membuka pintu. Pelaku menyalakan mesin mobil dan kabur. Peristiwa ini terjadi hanya dalam waktu 20 detik.

Sementara kunci Hyundai Ioniq 5 milik Jessop masih berada di dalam rumahnya.

“Sungguh luar biasa. Saya melihatnya dan berpikir, bagaimana hal itu bisa terjadi? Saya benar-benar berpikir dengan semua teknologi di mobil ini tidak ada yang bisa mencurinya,” kata Jessop, melansir The Guardian, Kamis (29/2/2024).

Namun, Jessop tidak mendapat petunjuk lebih lanjut dari kepolisian setempat. Ia mencoba mengajukan laporan pada malam pencurian pada 8 Februari 2024. Pada siang keesokan harinya, lewat email ia diberi tahu bahwa kasus tersebut telah ditutup.

Jessop merasa bingung dengan bagaimana mobilnya dicuri. Sementara sumber industri otomotif yang berbicara kepada Observer, tidak terlalu terkejut.

Mereka mengungkapkan, perangkat berteknologi tinggi yang disamarkan sebagai konsol permainan genggam dijual secara online seharga ribuan pound. Alat ini digunakan oleh geng kejahatan terorganisir untuk meniru kunci elektronik pada Ioniq 5, membuka pintu dan menyalakan mesin.

Perangkat yang dikenal sebagai emulator tersebut bekerja dengan mencegat sinyal dari mobil. Perangkat itu memindai keberadaan kunci yang sah dan mengirimkan kembali sinyal untuk mendapatkan akses ke kendaraan.

Di sisi lain, Hyundai mengatakan pihaknya sedang mempertimbangkan langkah-langkah untuk mencegah penggunaan emulator “sebagai prioritas”.

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement