“Ke depan PTDI dan Vela Aero akan melakukan co-partnering untuk produksi air taxi tersebut dan pengembangan lanjutannya. Untuk manufacturing-nya paling memungkinkan di fasilitas PTDI,” imbuhnya.
Vela Alpha ditargetkan menyelesaikan semua sertifikasi yang diperluka pada 2028 dan dapat dioperasikan pada tahun yang sama. PTDI dilaporkan telah mengajukan uji layak terbang untuk Vela Alpha kepada Direktorat Kelaikudaraan & Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Kementerian Perhubungan.
Vela Alpha memiliki panjang 10,8 m, rentang sayap 13,1 m, dan tinggi 4,2 m dengan sistem propulsi full electric berdaya 216 kWh atau hybrid powered berdaya 71 kWh sebagai sumber tenaganya. Taksi udara yang diawaki seorang pilot ini memiliki berat tinggal landas maksimum (MTOW) 2.850 kg, dan dapat membawa empat penumpang dengan muatan maksimal 456 kg.
Selain itu Vela Alpha bisa melakukan tinggal landas dan mendarat secara vertikal (VTOL) sehingga cocok beroperasi di kota-kota besar.