Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Tips Mengemudi Taklukkan Jalur Menanjak, Hindari Hal Ini

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Sabtu, 27 Januari 2024 |16:12 WIB
4 Tips Mengemudi Taklukkan Jalur Menanjak, Hindari Hal Ini
4 tips mengemudi taklukkan jalur menanjak, hindari hal ini. (Ilustrasi/Okezone)
A
A
A

3. Pakai Rem Tangan

Saat ingin berhenti di tengah-tengah tanjakan, cobalah pakai rem tangan. Rem tangan ini bisa diandalkan sebagai pengganti kopling agar Anda bisa berhenti secara aman di jalur tanjakan.

Tariklah rem tangan agar mobil tidak turun kembali. Jika mobil harus kembali berjalan menanjak, bisa melepaskan rem tangan tersebut. Lepaskan secara perlahan agar mobil lebih mulus saat berjalan kembali.

Saat melepaskan rem tangan untuk kembali menjalankan mobil, kopling juga harus dilepas. Lakukan secara perlahan sambil menekan pedal gas agar mobil terus bergerak maju.

Cara ini mungkin terasa sulit terutama bagi pengemudi pemula. Ada beberapa hal yang harus dilakukan dan tidak boleh terburu-buru. Tetaplah tenang dan lakukan secara perlahan agar mobil melaju dengan aman.

Selain itu, sangat disarankan untuk banyak berlatih. Cobalah mengemudi di jalur menanjak dan menerapkan teori tadi. Semakin sering praktik, teori ini akan semakin mudah bagi dikuasai.

4. Rem Kaki

Rem kaki juga sebenarnya bisa Anda pakai saat berjalan di jalur yang menanjak. Hanya saja, lebih disarankan untuk tanjakan yang tidak begitu tinggi.

Saat berkendara di jalur tanjakan yang kurang begitu curam, bisa menggunakan kombinasi rem kaki dan kopling selama mengemudi. Pengemudi bisa menekan pedal rem saat berhenti lalu pastikan persneling di posisi netral.

Jika mobil sudah mulai berjalan, bisa melepaskan pedal rem secara perlahan terlebih dahulu sambil melepaskan pedal kopling. Nantinya mobil akan bergerak maju secara perlahan dan ini menjadi cara paling aman yang bisa dicoba.

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement