Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Viral Pria Masukkan Pisang ke Gardan Truk

Muhamad Fadli Ramadan , Jurnalis-Kamis, 18 Januari 2024 |18:18 WIB
 Viral Pria Masukkan Pisang ke Gardan Truk
Viral pria masukkan pisang ke gardan truk. (X/@godstarinc)
A
A
A

JAKARTA Viral di media sosial seseorang memasukkan beberapa buah pisang ke dalam gardan truk. Apakah hal itu diperbolehkan?

Video itu sebagaimana diunggah akun X @godstarinc.

“Mohon pencerahan para pakar otomotif,” demikian keterangan postingan itu, sebagaimana dikutip Kamis (18/1/2024).

Dalam video itu, terdapat pula keterangan, “2024 bayi makan pisang (tanda silang). 2024 truk makan pisang (tanda ceklis),”

Diketahui ini merupakan cara lama yang sudah umum di kalangan para sopir truk guna mengakali pengeluaran untuk membeli oli gardan. Pisang disebut-sebut bisa menjadi pengental oli yang akan membuatnya lebih tahan lama.

Bahkan, ada salah satu warganet yang mengatakan, itu merupakan trik dari pemilik truk untuk menjual unitnya. Ini akan membuat gardan terdengar lebih halus sehingga calon pembeli merasa truk tersebut dalam kondisi baik.

“Ini mah mau jual mobil nih, supaya alus suaranya, pisang lebih murah dari gemuk :)),” tulis akun X (Twitter) @hiYano.

Terlepas benar atau tidaknya trik ini, ada baiknya untuk senantias mengecek setiap fungsi mesin termasuk gardan ketika membeli mobil. Perawatan yang dilakukan secara berkala akan membuat pemakaian cenderung lebih lama.

Melansir laman Mitsubishi Motors, penggantian oli gardan disarankan dilakukan saat menempuh jarak 50 ribu sampai 80 ribu kilometer. Hal penting yang harus Anda perhatikan saat mengganti oli gardan adalah kekentalannya.

Karena itu, pemilik kendaraan wajib menyesuaikan oli gardan dengan yang dianjurkan di buku manual kendaraan. Untuk gardan yang berada di dalam transmisi, proses penggantian oli dilakukan secara bersamaan dan menggunakan jenis oil yang sama.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement