Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Chery Tidak Fokus pada Kendaraan Listrik di Indonesia, Kenapa?

Wahyu Sibarani , Jurnalis-Sabtu, 18 November 2023 |09:15 WIB
Chery Tidak Fokus pada Kendaraan Listrik di Indonesia, Kenapa?
Suasana peresmian diler terbaru Chery di Jakarta. (Doc. Wahyu Sibarani/MPI)
A
A
A

JAKARTA - PT Chery Sales Indonesia (CSI) tidak akan hanya fokus menggarap mobil listrik saja, melainkan ingin menghadirkan semua jenis mobil di Tanah Air mulai dari mobil konvensional hinggam elektrifikasi.

Hal itu diungkap oleh Harry Kamora, Vice President PT CSI, saat meresmikan diler terbaru Chery Hasyim Ashari, Jumat (17/11/2023).

Harry mengatakan secara global Chery mengembangkan mobil-mobil baru mereka melalui tiga platform engine.

 BACA JUGA:

"Di negara asalnya, Chery tetap mengembangkan tiga platform engine yakni ICE, EV, dan Plug-in Hybrid," ujarnya.

Dia mengatakan di China mobil listrik juga bukan yang terbesar pasarnya. Pasar nomor satu di China justru adalah mobil Plug-in Hybrid.

"Mobil ICE justru kedua dan baru mobil listrik. ICE itu tetap bahkan bisa menyumbang pasar 25-30 persen dari total market di China," kata Harry.

Skema itu yang kemudian tetap dilakukan oleh Chery di Indonesia. Mereka tidak serta merta fokus pada mobil listrik meski saat ini popularitas mobil hijau itu tengah menanjak.

 BACA JUGA:

"Mobil listrik di Indonesia itu memang buat kota-kota besar masih bisa. Kalau di daerah atau pelosok itu pasti masih ICE. Ini yang buat kami tetap fokus pada tiga engine platform," paparnya lagi.

Lebih lanjut menurut Harry PT CSI juga sudah menyiapkan mobil listrik Chery Omoda 5 EV. Mobil listrik itu akan resmi diluncurkan di Indonesia pada ajang Indonesia International Motor Show 2024 (IIMS) yang digelar pada Februari 2024 nanti.

Untuk menyambut mobil listrik itu dia mengatakan saat ini PT CSI tengah menyiapkan infrastruktur pendukung. Salah satunya adalah Charging Station di setiap dealer Chery.

“Saat ini kita sedang persiapkan untuk menyediakan fasilitas charging station dan sudah berjalan di pertengahan November-Desember. Jadi masih ada waktu untuk menyediakan charging station di Jabodetabek terlebih dahulu,” tuturnya.

Sementara menurut Senior Sales Manager PT CSI, Setia Hariadi, charging station yang berdiri di jaringan diler tersebut berada di bagian depan lahan parkir dengan spesifikasi DC fast charging. Namun tidak semua diler nantinya memiliki fasilitas tersebut.

“Hanya diler yang siap secara 3S (sales, service, spare parts) yang kita berikan untuk bisa menjual Omoda 5 EV,” kata Hariadi.

 Secara desain, mobil tanpa emisi itu memiliki eskterior aerodinamis, grille depan dengan tampilan ‘X Face’ yang khas, lampu moving LED di siang hari, dan lampu depan LED untuk visibilitas superior, serta velg sporty berukuran 18 inci.

Sementara lampu belakang LED yang bekerja dengan dinamis, dan spoiler di bagian belakang bergaya sporty. Sekilas wujudnya tidak berbeda jauh dengan versi Omoda 5 konvensional, namun dibuat lebih futuristis.

Pada bagian dalam menawarkan pengalaman berkendara modern, dan imersif, didukung sunroof elektrik, layar lengkung 24,6 inci yang inovatif, terdapat 64 ambient light akan menciptakan suasana yang personal.

Dari segi keselamatan, Omoda 5 EV dilengkapi dengan 14 Advanced Driving Assistance System (ADAS) untuk meningkatkan keselamatan selama berkendara. Lebih banyak dibandingkan versi standar yang dilengkapi 11 fitur ADAS.

(Imantoko Kurniadi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement