Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspada Donasi Palsu untuk Palestina, Teliti Sebelum Memberi!

Tangguh Yudha , Jurnalis-Senin, 23 Oktober 2023 |16:47 WIB
Waspada Donasi Palsu untuk Palestina, Teliti Sebelum Memberi!
Awas banyak donasi palsu untuk Palestina (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Perang Hamas-Israel terus berlanjut sampai sekarang, penggalangan donasi pun diberikan kepada para korban di Palestina. Di Indonesia sendiri donasi untuk Palestina banyak bertebaran melalui jejaring dunia maya, namun ada juga oknum yang menyalahgunakan aksi solidaritas tersebut. 

Perusahaan keamanan siber Kaspersky telah menemukan modus penipuan baru yang memanfaatkan penderitaan warga Palestina atas serangan yang dilancarkan Israel. Penjahat siber diketahui telah menyebarkan lebih dari 500 email penipuan dan membuat situs web palsu. Para pengguna internet diharapkan agar waspada dan mengambil langkah proaktif untuk memverifikasi penerima donasi.

Biasanya para pelaku menyamar sebagai organisasi amal dan menggunakan bahasa emosional untuk membujuk pengguna agar mengeklik tautan situs web penipuan, dan kemudian mereka akan diminta untuk berkontribusi.

Menurut Andrey Kovtun, pakar keamanan di Kaspersky, email penipuan ini datang dari berbagai alamat. Dalam email ini, penipu mencoba membuat beberapa variasi teks untuk menghindari filter spam, misalnya menggunakan berbagai frasa ajakan berdonasi.

Mereka tak lupa turut menyertakan situs web serta memberikan konteks kepada pengguna tentang konflik, menampilkan foto, dan mendorong mereka untuk memberikan donasi lewat berbagai transaksi mata uang kripto, Bitcoin, Ethereum, Tether, hingga Litecoin.

Untuk menghindari penipuan, ada baiknya untuk memeriksa halaman secara menyeluruh sebelum berdonasi. Situs palsu sering kali tidak memiliki informasi utama tentang penyelenggara amal, penerima, dokumentasi legitimasi, atau kurang transparan mengenai penggunaan dana.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement