Akan tetapi, ada masanya ketika lewat di belakang bintang tidak ada cahaya tampak yang datang dari planet tersebut. Itulah mengapa sinyal cahaya hilang-timbul yang misterius dari planet ini terus terjadi.
Maka dari itu, ketidakseimbangan atmosfer beserta aktivitas mengorbit bintang induknya inilah yang kemudian diperkirakan menjadi alasan sinyal cahaya misterius ini terjadi.
Pada fase ini atau tanpa atmosfer, tidak ada cahaya tampak yang keluar dari atmosfer planet, meskipun permukaan planet yang panas masih memancarkan cahaya infra merah.
Kemudian, ketika atmosfer menggembung, baik cahaya tampak maupun seluruh radiasi yang datang dari permukaan akan muncul sebagai sinyal cahaya yang dimaksud.
Chasna Alifia Sya’bana
(Imantoko Kurniadi)