Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Daftar Penjualan Mobil Listrik di Dunia, Pabrikan China Mendominasi

Wahyu Sibarani , Jurnalis-Senin, 09 Oktober 2023 |16:28 WIB
Daftar Penjualan Mobil Listrik di Dunia, Pabrikan China Mendominasi
Ilustrasi mobil listrik. (Doc. freepik)
A
A
A

JAKARTA - Penjualan mobil listrik di 2023 secara global terbilang moncer. Menurut data Canalys, total kendaraan ramah lingkungan ini terjual sebanyak 6,2 juta unit. Jumlah itu naik 49 persen dibanding periode yang sama tahun lalu secara global.

Menariknya dalam daftar 10 besar penjual mobil listrik terlaris di dunia, pabrikan China, BYD berada di puncak dengan penjualan sebanyak 1,3 juta unit.

 BACA JUGA:

Setelahnya baru diisi Tesla. Perusahaan mobil listrik yang dipimpin oleh Elon Musk itu berhasil menjual sebanyak 935.000 mobil listrik selama enam bulan belakangan ini.

"BYD memimpin penjualan mobil listrik dimana Tesla terus membuntuti dengan strategi pemangkasan harga yang sangat menarik," tulis Canalys, yang dikutip MNC Portal Indonesia, Senin (9/10/2023) ini.

Menariknya dalam laporan Canalys sebanyak 55 persen penjualan mobil listrik justru berasal dari pabrikan China. Dari situ tidak heran jika mobil-mobil listrik negeri Tirai Bambu mendominasi penjualan mobil listrik.

Selain BYD, mobil-mobil listrik China lain yang masuk 10 besar adalah SAIC Motors di peringkat empat, Geely di peringkat lima, dan GAC di peringkat 10.

Daftar penjualan mobil listrik. (Doc. Canalys)

 BACA JUGA:

Nama-nama lain yang masuk dalam daftar 10 besar adalah Volkswagen peringkat tiga, Stellantis di peringkat enam, Hyundai di posisi ketujuh, BMW di posisi delapan, dan Mercedes-Benz ada di posisi sembilan.

Yang patut disoroti, dalam daftar sama sekali tidak terlihat nama Toyota. Padahal saat ini Toyota merupakan penjual mobil konvensional terbesar di dunia.

Situs Autopro menyebutkan penjualan mobil konvensional Toyota justru sudah mencapai 6.650.425 unit hingga kini. Catatan itu membuat Toyota berada di posisi nomor satu untuk penjualan mobil konvensional di seluruh dunia.

Hingga Agustus 2023 ini mereka hanya bisa menjual sebanyak 65.467 mobil listrik secara global. Toyota diyakini memang punya strategi yang berbeda dalam berbisnis mobil listrik.

Perusahaan mobil Jepang itu lebih memilih bertransisi dari konvensional ke hybrid dan baru lanjut ke mobil listrik.

Mereka bahkan sangat serius untuk mengembangkan mobil listrik karena telah berinvestasi sebesar USD35 miliar atau setara Rp544,4 triliun untuk pengembangan mobil listrik. Dana sebesar itu diharapkan bisa menghadirkan 30 mobil listrik Toyota menjelang 2030.

(Imantoko Kurniadi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement