Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kata Pengamat Ini Plus Minus dari Pengisian Cepat Mobil Listrik

Muhamad Fadli Ramadan , Jurnalis-Senin, 02 Oktober 2023 |16:17 WIB
Kata Pengamat Ini Plus Minus dari Pengisian Cepat Mobil Listrik
Baterai Mobil Listrik (Foto: Istimewa)
A
A
A

JAKARTA – Baterai jadi komponen penting dalam kendaraan. Tapi, benarkah fitur fast charging atau pengecasan cepat bisa membuat baterai cepat rusak?

Pengamat otomotif sekaligus pakar teknologi mobil listrik Institut Teknologi Bandung (ITB) Agus Purwadi, mejelaskan plus minus dari pengisian cepat mobil listrik. Menurutnya sebisa mungkin fitur tersebut digunakan hanya dalam keadaan darurat saja.

Soalnya kebiasaan mengisi daya baterai dengan fitur fast charging dapat menurunkan kualitas baterai. Hal ini menyebabkan usia baterai mobil listrik akan lebih cepat menurun ketimbang perkiraan dari pabrikan.

“Untuk pegecasan cepat itu memang semua jenis baterai tidak direkomendasikan, nanti usianya akan menurun. Paling tidak (cas) medium. Menurut saya, bukan pengisian cepat yang diperbanyak, dan itu hanya untuk keadaann darurat saja,” kata Agus kepada MNC Portal.

Agus menyampaikan bahwa fitur fast charging sebenarnya memaksa baterai agar terisi daya lebih cepat dengan tegangan listrik yang tinggi. Hal tersebut yang membuat sel baterai akan melemah, sehingga kualitasnya akan menurun dalam waktu singkat.

“Jadi pada prinsipnya baterai punya AH, amper hours. Biasanya paling cepat itu normalnya hitungan jam. Kalau fast charging itu di bawah hour kan, menitan. Berarti charging-nya 2 kali kapasitas, dipaksa artinya, otomatis termal naik. Kalau termal naik, keawetannya turun,” ujar Agus.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement