Dihimpun dari Sora News, Kamis (14/9/2023), pekerjaan sebagai driver taxi sendiri bukanlah pekerjaan yang menarik bagi anak muda di Jepang. Rata-rata sektor ini diisi oleh pria berusia 50 tahun.
Berdasarkan statistik pada 2021, negara ini hanya memiliki sekitar 220.000 pengemudi taksi, padahal di 2011 lalu tercatat ada 340.000. Penurunan signifikan ini membuat Jepang khawatir.
Faktanya pandemi Covid-19 yang melanda dunia beberapa tahun lalu juga telah menyebabkan banyak pengemudi memilih untuk pensiun atau beralih bidang pekerjaan lain.
(Imantoko Kurniadi)