Hanya saja Autoblog tidak berani memastikan bahwa mobil tersebut akan tampil seperti sedan murni. Yang pasti menurut mereka Lamborghini sudah jauh-jauh hari ingin membuat sebuah mobil listrik.
Mereka bahkan sudah menggambarkan mobil listrik itu sebagai sebuah Grand Tourer dengan konfigurasi kursi 2+2. Mobil listrik itu sengaja dibuat untuk mengisi kekosongan yang terjadi antara Lamborghini Revuelto dan Lamborghini Urus.
Selain itu pabrikan mobil asal Italia ini juga ingin mobil listrik itu memiliki kursi penumpang yang nyaman. Sangat berbeda dengan mobil-mobil Lamborghini yang ada saat ini, yang hanya memanjakan pengemudi.
Sebelumnya kepada Auto Express CEO Lamborghini, Stephan Winkelmann, memang menginginkan agar mobil listrik buatan mereka bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
(Imantoko Kurniadi)