Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Perbedaan Fitur Live Speech dengan Personal Voice di iOS 17

Raden Yusuf , Jurnalis-Selasa, 13 Juni 2023 |10:47 WIB
Mengenal Perbedaan Fitur Live Speech dengan Personal Voice di iOS 17
IOS 17. (Foto: 9to5mac)
A
A
A

APPLE mengumumkan sejumlah pembaruan aksesibilitas iOS 17 yang akan datang pada tahun ini. Salah satu fitur menarik yang akan dihadirkan yakni Live Speech dan Personal Voice.

Fitur Live Speech sendiri, memungkinkan para pengguna untuk mengetik apa yang ingin mereka katakan dan mengucapkannya. Sementara untuk fitur Personal Voice, merupakan cara bagi orang yang berisiko kehilangan kemampuan berbicara, untuk membuat dan menyimpan suara yang terdengar seperti suara mereka.

Seperti dilansir dari laman 9to5mac, Apple mengatakan bahwa fitur tersebut dirancang bagi orang-orang yang berisiko kehilangan kemampuan berbicara, seperti mereka yang baru-baru ini di diagnosis mengidap gangguan saraf Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS) yang secara progresif mempengaruhi kemampuan berbicara dari waktu ke waktu

Pada iOS 17 yang saat ini masih tersedia dalam versi beta, para pengguna bisa mencoba langsung fitur personal voice tersebut. Untuk menggunakan fitur personal voice, pengguna Apple akan diminta untuk membaca bersama dengan kumpulan teks acak yang meminta untuk merekam audio selama 15 menit di iPhone atau iPad.

Dengan menggunakan pembelajaran mesin di perangkat, iPhone atau iPAd akan membuat suara yang terdengar seperti suara pengguna. Fitur suara tersebut nantinya akan terintegrasi dengan fitur Live Speech, sehingga pengguna bisa berbicara dengan personal voice mereka dalam panggilan FaceTime serta selama percakapan tatap muka.

Singkatnya, Fitur aksesibilitas ucapan tersebut menggunakan pembelajaran mesin pada perangkat untuk menjaga informasi pengguna tetap pribadi dan aman, serta terintegrasi secara mulus dengan Live Speech, sehingga pengguna bisa berbicara dengan personal voice mereka saat terhubung dengan orang terkasih.

Pada dasarnya, fungsi dari fitur tersebut ialah memberi pengguna kemampuan untuk membuat suara sintetik mereka di iPhone, hanya dengan membaca petunjuk Apple yang telah dibuat sebelumnya.

Mengenai fitur tersebut seorang anggota dewan dan advokat bernama Philip Green yang didiagnosis dengan ALS pada tahun 2018 lalu, memuji fitur baru Apple tersebut. Karena, hadirnya fitur tersebut, Green mengatakan bahwa dirinya merasa sangat terbantu.  

"Pada akhirnya, hal terpenting adalah bisa berkomunikasi dengan teman dan keluarga, Jika kamu dapat memberitahu mereka bahwa kamu mencintai mereka, dengan suara yang terdengar seperti suara kamu, itu membuat semua perbedaan di dunia," jelas Philip Green.

Mengenai fitur tersebut, Apple mengatakan, bahwa fitur aksesibilitas baru itu kemungkinan akan mulai diluncurkan pada akhir tahun 2023 ini. Selain Live Speech dan Personal Voice, pihak Apple kabarnya akan menghadirkan sejumlah fitur aksesibilitas baru lainnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement